Friday, February 03, 2017

Friday, February 03, 2017
3
Click here to read in English (Translated by Google)

Perkenalkan, nama saya Riky Ramadani. Saya lahir dan tumbuh besar di Jakarta. Saya pernah mengenyam pendidikan bahasa Spanyol di Kolombia, Amerika Selatan pada tahun 2015. Sebelumnya, saya belajar di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (Enhai) jurusan Manajemen Perjalanan dan lulus pada tahun 2012. Mengingat banyaknya pertanyaan mengenai beasiswa Kolombia, saya berusaha merangkumnya dalam satu artikel. Nah, silahkan simak pengalaman seru saya di Kolombia!

Apa itu ELE FOCALAE?
ELE adalah Español como Lengua Extranjero yang artinya Spanyol sebagai Bahasa Asing. Focalae adalah singkatan El Foro de Cooperación América Latina-Asia del Este dalam bahasa Spanyol yang artinya Forum Kerjasama Amerika Latin-Asia Timur. Dalam bahasa Inggris biasa disebut FEALAC. Focalae adalah organisasi kerjasama antara negara-negara Amerika Latin dan Asia Pasifik (walau namanya hanya Asia Timur) yang tujuannya memperkuat kerjasama bidang ekonomi, budaya dan sosial dan mempromosikan pembangunan.ELE Focalae adalah program Kolombia dalam partisipasinya di forum focalae dengan memberikan program pendidikan bahasa Spanyol ke negara-negara anggota fórum tersebut.
Penerima beasiswa ELE Focalae tahun 2016 dari Asia


Belajar Bahasa Spanyol di Kolombia? Kenapa tidak di Spanyol?
Spanyol adalah bahasa terbesar kedua dengan native speaker terbanyak di dunia, setelah bahasa Mandarin. Selain menjadi salah satu dari 6 bahasa resmi PBB, bahasa ini juga memiliki penutur asli dan menjadi bahasa resmi di 21 negara. Bahkan negara terbesar dengan penutur asli bahasa Spanyol bukanlah negara Spanyol, melainkan Meksiko, dan diikuti Kolombia dan Spanyol sendiri. Jadi jangan heran jika kami belajar bahasa Spanyol di Kolombia.hehe…
Penutur Bahasa Spanyol di berbagai negara
Apa saja di disediakan dalam beasiswa ELE Focalae ini?
Bisa dibilang beasiswa ini adalah beasiswa paket komplit yang paling asyik. Karena dalam beasiswa ini, semua biaya ditanggung, mulai dari visa, biaya kuliah, asuransi dan biaya hidup selama di Kolombia yang meliputi biaaya tempat tinggal, makan, dan bahkan sangat mencukupi untuk melakukan kegiatan travelling selama 1 semester tersebut.

Bagaimana persiapan aplikasinya?
Beasiswa ini buka setiap tahun dan biasanya dibuka pada awal tahun, dimulai pada bulan Januari atau Februari dan ditutup pada bulan April. Yang perlu diperhatikan dalam meng-apply beasiswa ELE FOCALAE ini adalah siapa target penerima beasiswanya. Kerap kali pemerintah Kolombia mengubah target penerima beasiswanya. Misal pada tahun 2013 dan 2014, beasiswa ini hanya ditujukan kepada tour leader dan tour guide, sedangkan di tahun berikutnya target mereka adalah tour leader, tour guide dan jurnalis. Bahkan pada tahun 2016, target mereka adalah mahasiswa aktif dan tour guide. Proses aplikasi beasiswa inipun cukup simpel, aplikan cukup mengisi formulir aplikasi dan mencantumkan beberapa dokumen seperti fotokopi identitas, surat keterangan kerja, surat keterangan sehat, TOEFL/IELTS, dan sertifikat-sertifikat kompetensi (tahun 2015). Untuk tahun 2016 ada motivation letter dan interview.
Tidak usah khawatir jika kamu tidak bisa berbahsa Spanyol, karena mayoritas (bisa dibilang 90%) penerima beasiswa ini tidak bisa berbahasa Spanyol.
Pengumuman hasil beasiswa ini biasanya diberitahukan pada bulan Juni. Setelah itu, penerima beasiswa akan berangkat pada bulan Agustus.

Bisa diceritakan mengenai kampusnya dan kehidupan perkuliahannya?
Dalam program ELE Focalae ini, khususnya dalam angkatan saya, terdapat kurang lebih 60 penerima beasiswa yang terdiri dari 14 negara di Asia. Dalam tahun tersebut, Indonesia menjadi penerima terbanyak dengan jumlah 9 orang. Awalnya 60 orang tersebut dipertemukan di Bogota (ibukota Kolombia) untuk upacara pembukaan, setelah itu kami dipencar ke berbagai kota di Kolombia. Ada yang di Bogota, Medellin, Armenia, Manizales dan Bucaramanga. Saya mendapatkan diri saya belajar di Universidad Autonoma de Bucaramanga yang terletak di Bucaramanga, kota terbesar kelima di Kolombia dengan penduduk kurang lebih 1.2 juta penduduk dan memiliki iklim seperti kota Jakarta.

Dalam program ini, kami di fokuskan belajar berbahasa Spanyol secara intensif. Dalam universitas kami, saya belajar bahasa Spanyol dari Senin hingga Jumat, selama 4 hingga 5 jam perhari. Disamping itu, kami juga belajar menari Latin tiap hari Kamis (tiap minggu) dan memasak tiap hari Rabu (2 minggu sekali). Namun buat saya yang paling menarik adalah pembelajaran secara langsung di luar kelas, mau tidak mau kita dituntut menggunakan bahasa Spanyol karena sangat sulit menemukan orang yang bisa berbahasa Inggris. Nyaris tidak ada! Selain itu terdapat juga wadah mahasiswa exchange di universitas kami, hanya saja mahasiswa exchange tersebut kebanyakan adalah mahasiswa Amerika Latin dan tidak berbahasa Inggris. Jadi nuansa latinnya memang sangat kental.

Duta Indonesia di UNAB

Mahasiswa pertukaran UNAB
Seperti apa sih Kolombia itu?
Kolombia adalah negara paling utara di Amerika Selatan, terletak di garis khatulistiwa dan sejajar dengan Indonesia. Namun jaraknya jauh sekali, dibutuhkan paling tidak 25 jam penerbangan (tidak termasuk transit) untuk mencapainya. Negara tropis yang memiliki pegunungan Andes dan hutan Amazon ini tidak memiliki 4 musim, namun memiliki salju. Kolombia juga satu-satunya negara di Amerika Latin yang memiliki 2 laut, yaitu Samudera Pasifik dan Laut Karibia. Negara ini adalah penghasil kopi terbesar kedua di dunia dan juga buah-buahan tropis. Negara berpenduduk 48 juta ini menggunakan bahasa Spanyol sebagai bahasa resmi dan sehari-harinya.

Indonesia (Hijau) dan Kolombia (orange)


Plaza de Bolivar, Bogota
Kolombia? Bukannya berbahaya ya?
Bagi kita yang pernah menonton film serie narcos mungkin kita akan beranggapan bahwa Kolombia adalah negara paling berbahaya. Nyatanya, jaman Pablo Escobar itu terjadi 20 tahun yang lalu dan sudah berubah total. Bahkan Medellin (kota Escobar hidup) sudah menjadi kota paling inovatif di dunia. Satu-satunya resiko mengunjungi Kolombia adalah bahwa anda akan mau stay lebih lama dan engga mau pulang.
Medellin
Seperti apa sih orang Kolombia dan kehidupannya?
Pertama yang dibenak para pria ketika mempersepsikan orang Kolombia adalah cewek cantik. Dan ternyata itu benar, secara fisik orang Kolombia ini memang cantik dan seksi, seperti Shakira, Sofia Vergara dan para miss universe. Namun sebenarnya lebih dari itu, mereka sangat baik dan ramah kepada siapapun.
Bahkan sering kali saya merasa hospitality dan keramahan oran Kolombia ini agak berlebahan atau lebay. Tidak hanya itu, mereka sangat ekspresif dan memiliki personal space yang cukup kecil dibandingkan orang Eropa dan Asia sekalipun.Mereka gemar sekali berpelukan, mungkin ini sebabnya mereka lebih bahagia.hehe..
Selain itu, orang Kolombia ini sangatlah passionate. Mendengar musik sedikit aja mereka udah joget sana sini. Sangat langka menemukan orang Kolombia yang tidak bisa menari

Ceritain dong tentang makanan khas yang ada di Kolombia?
Orang Kolombia ternyata mirip sekali dengan orang Indonesia. Mereka selalu makan nasi setiap hari! Walaupun tidak sehari 3 kali seperti orang Indonesia. Selain itu porsi mereka itu jauh lebih besar dengan orang Indonesia. Lucunya, mereka sering kali makan nasi dengan kentang goreng, pisang goreng dan singkong dan tidak itu belum termasuk lauk yaitu daging. Untuk yang muslim, tidak usah khawatir, karena ayam dan daging sapi sangat mudah ditemukan, bahkan dengan harga yang cukup murah!
Bandeja Paisa

Pollo a la placha
Menyesuaikan Diri dengan Budaya
Sejujurnya, saya tidak merasa culture shock selama 4 bulan disana. Malahan kami sangat menikmati budaya latin yang sangat ramah dan baik kepada siapapun. Saya melihat orang-orang latin sebagai orang yang sangat mudah dalam menikmati kehidupan. Perbedaan yang paling kentara mungkin bahwa mereka selalu cipika setiap bertemu, menggunakan sepatu di dalam rumah, dan mereka sangat menggilai dance.

Kelas "Bailar"


Ada pengalaman unik selama di Kolombia?
Ada, pertama saya sering dituduh sebagai orang lokal! Aneh kan? Saking bervariasinya keragaman fisik orang Kolombia, terkadang saya menyerupai mereka. Sekalinya mereka tahu saya orang Asia mereka pasti menebak bahwa saya orang China atau Jepang.haha..
Kedua, Saya berbahasa Spanyol dari hari pertama dengan teman kosan saya, padahal dia orang Inggris dan bahasa Spanyol saya belepotan. Kami hanya menggunakan bahasa Inggris ketika farewell di hari terakhir kami di Kolombia.
Ketiga, Party murah, di Kolombia kita hanya perlu membeli beer yang seharga 10-15 ribu Rupiah untuk bisa party!  
Keempat, travelling, saya menyempatkan travelling ke berbagai kota di Kolombia, mulai dari kota Medellin, Cartagena, Pamplona hingga Paramo Santurban. 
Carnival di Cartagena



Bagaimana cara applynya!?
Langsung aja kunjungi Fanpage Kedutaan Besar Kolombia di link Fanpage Kedutaan Besar Kolombia  atau websitenya di website kedutaan besar Kolombia. Untuk tahun ini,  rencananya beasiswa ini akan diberikan pada 60 orang yang memenuhi persyaratan. Makanya buruan kirimkan dokumen lengkap kalian ke e-mail elefocalae@heartforchange.org sebelum akhir pengiriman lamaran yaitu 21 April 2017. Kursus ini kemungkinan akan dimulai pada mulai Juli-Agustus 2017.


Tips Untuk Teman-teman yang Ingin Kuliah di Amerika Selatan
Belajarlah bahasa Spanyol dengan serius namun fun. Sebisa mungkin hindari percakapan dengan menggunakan bahasa Inggris ketika disana. Sering-seringlah hangout dengan orang lokal untuk mengenal budayanya secara mendalam. Untuk mendapatkan beasiswa, coba kontak kedutaan Kolombia dan Meksiko, karena mereka selalu menyediakan beasiswa setiap tahunnya. Buat yang bingung dimana belajar bahasa Spanyol, coba hubungi Instituto Cervantes di Jakarta atau melalui kedutaan Spanyol.



Cartagena


Baca juga:

3 komentar:

  1. Halo.
    Saya berminat untuk apply Beasisw Ini. Dan dikarenakan sebelumnya saya belum pernah apply beasiswa. Boleh tau apa aja syarat dan Kira2 saran dari Kaka untuk apply disini? Terima kasih sebelumnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. jujur aja mbak kalo saran sih, saya engga bisa kasih yang spesifik. Tapi pastinya dokumen mbak Rafenska harus lengkap, dan juga sesuai target peserta yang diinginkan. Juga gunakan sebaik mungkin kesempatan yang bisa untuk unjuk gigi ketika interview. Persayaratan bisa dilihat di website yang saya tulis. Terima kasih

      Delete
  2. Kalo baru lulus SMA ga bisa ya Mas ? Harus mahasiswa ?

    ReplyDelete