Wednesday, February 10, 2016

Wednesday, February 10, 2016
4

Siapa sih yang tidak kenal Angkor Wat? Angkor Wat adalah salah satu destinasi utama bagi backpacker dari seluruh dunia yang mengunjungi Asia Tenggara. Jadi jangan ngaku backpacker, kalo belum pernah dengar nama yang satu ini. Angkor Wat adalah bangunan religius yang biasa kita sebut candi atau kuil terbesar di dunia dengan arsitek yang megah dan menakjubkan yang pernah dibuat. Tempat ini adalah salah satu tujuan nomor 1 di Kamboja yang membuat kota Siem Reap, kota yang paling berdekatan dengan Angkor Wat, menerima pengunjung sekitar 1 juta setiap tahunnya!

Angkor sendiri sebenarnya adalah sebuah kota, Kota ini dulunya adalah ibukota dari kerajaan Khmer kuno dan pernah menjadi pusat peradaban di Asia Tenggara karena daerah kekuasaannya mencakup hingga Myanmar dan Vietnam pada abad 9 hingga 13. Peradaban tersebut adalah salah satu yang terbesar pada masanya yang menjadi kebanggan orang Kamboja. Peradaban ini runtuh pada abad 15 karena kerajaan tersebut diserang oleh kerajaan Ayuthaya (sekarang Thailand). Sedangkan Angkor Wat adalah bangunan yang paling megah dan indah didalam Angkor Complex. Pada tahun 1992, Angkor wat menjadi salah satu situs warisan dunia UNESCO.


Untuk mengunjungi Angkor Wat, saya menggunakan tuk-tuk seharian. Setelah tawar menawar, saya mendapatkan tuk-tuk untuk satu hari dengan harga 10 USD. Lumayan murah, mengingat harga pasarannya adalah 12-15 USD.hehehee....

Angkor Pass






Setelah tiba di loket tiket Angkor, saya ditawarkan 3 pilihan macam tiket, yaitu 1 hari (seharga USD 20), 3 hari (seharga USD 40), dan 7 hari (seharga USD 60). Saya membeli Angkor Pass untuk 1 hari seharga USD 20 hari. Yang saya suka dari tiket ini, adalah foto dari pemilik tiket! Cukup keren sebagai kenang-kenangan. hehee... Perlu diingat, bahwa pembayaran di tiket ini hanya bisa menggunakan uang cash, dan jangan harap ada atm di sekitar lokasi. 

Kantor tiket Angkor ini buka dari pukul 5 pagi hingga setengah 6 sore. Jadi kalau kalian ingin mendapatkan sun rise, datanglah pada pukul 5 pagi! hehee.. Semakin pagi, semakin banyak pula waktu yang dapat anda gunakan untuk menjelajahi Angkor Complex ini.
Dengan Angkor Pass ini, pengunjung bebas menjelajahi Angkor Complex hingga pukul 6.30. Bawalah tiket tersebut, karena kamu akan dikenakan denda USD 30 jika tertangkap tanpa tiket. Terdapat beberapa petugas di beberapa site yang melakukan random check, jadi jangan tinggalkan tiket ini.







Disarankan untuk membawa peta karena kamu bisa menggunakan berbagai rute untuk menjelajahi area ini. Bagian terpenting dalam rute ini adalah mengunjungi yang kamu inginkan,

Saya sendiri mengunjungi Angkor Wat, Phnom Bakheng, Bayon, Terrace of the Elephant, Terrace of the Leper King, Ta Keo dan Ta Phrom,  karena tempat tersebut adalah highlight dalam komplek Angkor ini.







Angkor Wat
Angkor Wat adalah kuil paling megah dan indah didalam Angkor Complex, dibangun selama 30 tahun. Angkor berarti ibu kota dan Wat berarti candi. Angkor Wat berarti "Candi/Kuil Kota". Pada masa penjajahan Siam (sekarang Thailand), Angkor Wat dialhi fungsikan menjadi candi Buddha, sehingga kondisi candi ini jauh lebih terawat bila dibandingkan candi lainnya di kompleks tersebut. Pada tahun 1992, Angkor Wat menjadi salah satu situs warisan dunia UNESCO. Nama asli Candi ini adalaha Preah Pisnulok atau Vishnuloka yang berarti tempat dewa Wishnu bersemayam.
Welcome to Angkor Wat

Tembok Angkor wat


Apsara Dancer


Let's go to the top of Angkor Wat

Ngantri coy naiknya


Angkor Wat

South Gate of Angkor Thom
Setelah mengunjungi Angkor Wat, saya  menuju Komplek Angkor Thom yang terdiri dari banyak candi seperti Bayon, Baphuon, Terraces dan lain-lain. Sebelum memasuki Angkor Thom, saya memberhentikan diri di South Gate of Angkor Thom yang dikenal sebagai gerbang dengan 4 muka. Selain saya juga disambut berbagai ekspresi muka yang terdiri dari 54 figur demon disebelah kiri dan 54 figur dewa disebelah kanan.

Gerbang dengan empat muka





Tuk tuk transformer

Bayon
Bayon adalah sebuah candi besar yang terletak ditengah-tengah Komplek Angkor Thom. Karakteristik candi Bayon ini adalah menara menara tinggi yang memiliki berbentuk 4 wajah. Menurut sejarawan, wajah-wajah pada menara Bayon merupakan perwujudan Raja Jayawarman VII.















Baphuon
Baphuon terletak di Angkor Thom, barat laut dari Bayon. Dibangun pada pertengahan abad ke-11. Baphuon adalah candi bertingkat tiga dibangun yang didedikasikan untuk dewa Hindu Siwa.




Masih ada sampah, perusak tempat ini!


Leper King Terrace dan Elephant Terrace
Teras ini letaknya saling berdekatan, kita bisa melihat 2 relief berbeda pada kedua teras ini.



Ta Prohm
Candi terakhir yang saya kunjungi dan yang paling saya ingin lihat adalah Ta Prohm. Ta Prohm adalah nama kini dari candi yang aslinya bernama Rajawihara.  Candi ini mengingatkan kita akan adegan  Lara Croft yang diperankan oleh Angelina Jolie pada film Tomb raider. Tidak seperti candi lainnya di Angkor, Kondisi Ta Prohm cenderung dibiarkan dalam kondisi asal sebagaimana ditemukan. Hal ini membuat candi tersebut terlihat eksotik dengan melestarikan suasana rimba liar yang asli seperti membiarkan lilitan akar pohon besar yang memeluk tubuh candi, Karena keunikan inilah Ta Phrom menjadi salah satu candi yang paling banyak dikunjungi wisatawan.










Setelah mengunjungi Ta Prohm, saya memutuskan untuk pulang ke hotel (sudah pukul 6), hanya saja saya meminta agar diturunkan di sebuah mesjid. Kenapa, loh kok bisa? karena pada saat saya tiba di Siem Reap, saya mendengarkan suara adzan dari hostel saya menginap. Rasanya agak aneh bisia mendengar adzan di kota tersebut, bahkan orang-orang sekitar tidak mengetahui bahwa ada mesjid di daerah tersebut. Untungnya supir tuk-tuk ini tahu bahwa ada mesjid yang telaknya memang dekat dengan Garden Village.

Dan...pengalaman tak terdugapun dimulai..



Tips ketika mengunjungi Angkor Wat :

1. Gunakan tuk-tuk, agar bisa mendapatkan penjelasan dari supir dan mendapatkan rekomendasi cara menjelajahi wilayah tersebut. Tanpa guide, cerita atau knowledge, Angkor Wat hanyalah kota mati dan tumpukan batu.
2. Berangkat sepagi mungkin untuk mendapatkan banyak waktu untuk melakukan penjelajahan. Jika ingin melihat sun rise, datanglah pada pukul 5 pagi
3. Bawalah air minum. Cuaca disini sangat panas dan terik, dan dapat membuat kamu dehidrasi. Disarankan membawa minuman (dan makanan jika perlu). Jangan khawatir jika tidak membawa, kamu bisa membelinya dari pedagang kaki lima atau warung di sekitar kuil-kuil.
3. Selalu bawa tiket angkor pass kemanapun, biar tidak kena denda
4. Bawalah peta, baik soft copy ataupun hanya sekedar brosur. Peta sangat diperlukan untuk menjelajahi area ini.  
5. Bawalah kamera, atau kamu akan menyesal nantinya.hehee...


*Semua foto diambil menggunakan blackberry bolt dikarenakan kamera saya rusak
*Perjalanan dilakukan pada Maret 2013






4 komentar:

  1. Ta Phrom itu... keren banget ya. tapi tak khawatir suatu saat candi lenyap karena rusak, ya

    ReplyDelete
  2. Kamboja bisa jadi salah satu destinasi wisata yg terjangkau bagi saya, krn memang murah. beberapa kali baca buku berwisata ke sana dan jadi minat. TFS ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kamboja emang keren dan authentic mas. Saya aja oernah nginap disana cuma 2USD permalam saking murahnya.hehee

      Delete
  3. Kalo menurut saya sih engga mbak, karena mereka (pengelola) sendiri tau batasan-batasan konservasinya. Ditambah Unesco secara ga langsung ikut memantaunya

    ReplyDelete