Tuesday, May 14, 2013

Tuesday, May 14, 2013


Melanjutkan cerita gw ketika tiba di Siem Reap. Gw mendapati diri gw stay di sebuah hostel yang bernama Garden Village. Sebenarnya gw mengetahui keberadaan tentang Garden Village dibuku Lonely Planet dan grup Couchsurfing namun untuk stay disini benar-benar ketikidaksengajaan.

Garden Village memiliki beberapa jenis kamar, diantaranya dormitory, dormitory khmer style, dan kamar (single/twin)
 
Dormitorynya sendiri seinget gw ada 3 macam, pertama seharga 1USD permalam untuk 1 orang. Dormitory ini hanya dilengkapi kasur dan kelambu, gw kurang tahu apakah dilengkapi listrik? namun seinge gw tanpa kipas angin, dan inipun tanpa kamar, alias ditempat terbuka.

Lalu dormitory yang seharga 2 USD, hampir sama dengan yang 1 USD hanya saja memiliki kipas angin dan didalam ruangan. Jadi seperti barak yang kira-kira terdiri dari sekitar 25 kasur, tiap kasur dilengkapi kelambu (mosquito net), kipas angin dan colokan listrik. Toiletnya terletak dilantai bawah, terpisah dengan ruangan tersebut.  Toilet ini tidak memiliki shower air panas.

Dan dormitory yang terakhir adalah yang paling nyaman karena memiliki air conditioner, dan kamar mandi dalam yang dilengkapin air hangat. Selain itu 1 kamar hanya ditempati sekitar 4-6 orang. Dormitory ini seharga 4USD permalam.

Sedangkan untuk kamar single dan twin gw lihat didaftar harga ekitar 6-8USD, tergantung jenis kamarnya. Namun ketika gw tanyakan hal ini kepada resepsionis, dia mengatakan bahwa untuk kamar jenis tersebut sedang tidak tersedia.

Gw sendiri memilih dormitory yang berharga 2 USD permalam. Berhubung budget gw pas-pasan dan gw selalu membataskan budget penginapan gw hanya sekitar 3-4 USD semalamnya. Selain itu gw pikir nuansa barak dormitory ini sungguhlah kental. Fasilitas yang didapat adalah kasur, kelambu, kipas angin, dan colokan listrik. Ada baiknya kalo kalian membawa cabang colokan (plague) agar bisa mengisi batre hp, kamera , atau gadget lainnya disaat bersamaan. Disemua kamar yang gw sebutin diatas terdapat wifi yang cukup lumayan, jadi kalian ga usah khawatir ga bisa akses internet. Kalo kalian ga ounya gadget yang bisa mengakses wifi, kalian bisa juga menumpang internet di komputer yang ada, dan itu GRATIS! Dan hal yang paling mengherankan gw bahwa wifi disini dapat mengaktifkan paket bbm gw, padahal selama gw travelling ke banyak kota ga ada satupun wifi yang bisa mengaktifkan blackberry messenger. Entah kenapa…

Selain itu gw memiliki alasan tersendiri kenapa gw merekomendasikan kalian untuk menginap Garden Village, antara lain adalah..
1      1. Penjemputan dengan tuktuk
Menurut gw fasilitas ini cukup berguna! Selain praktis, fasilitas ini juga dapat memangkas budget transportasi para si traveller. Fyi, tarif tuk-tuk untuk menjangkau manapun di Siem Reap (tidak termasuk kawasan Angkor) adalah 1-2 USD. 

2    2.Penyediaan tiket bus dan tiket tour dengan harga bersaing
Selain menyediakan akomodasi, mereka juga menjual paket tour yang harganya cenderung bersaing. Namun yang paling berguna menurut gw bahwa Garden Village menyediakan tiket untuk bus menuju tujuan lain seperti Ho Chi Minh, Pnompenh, Batambang, Sihanouk Ville ataupun Bangkok. Harganyapun tergolong rasional apabila dibandingkan dengan harga-harga travel dipinggir jalan, karena gwpun sempat membanding-bandingkan harga tersebut.

    3. Lapangan olahraga
Untuk kalian yang suka olahraga, gw rasa Garden Village merupakan pilihan yang tepat. Mengapa? Karena memiliki lapangan volley yang cukup luas, disini para traveller bias bermain dan mengakrabkan diri dengan traveller lainnya.


   4. Rooftop Bar
Disamping olahraga, Garden Village juga menyediakan tempat yang cozy untuk berkenalan sesama traveller ataupun untuk yang ingin party. Di rooftop penginapan tersebut terdapat sebuah bar dimana menjadi tempat favorite para backpacker. Harganyapun relatif murah, traveller bisa mendapatkan satu gelas beer hanya dengan seharga 0,5 USD ,rokok lokal seharga 0,75 USD dan rokok international seperti Marlboro atau Dunhill sekitar 1,5 USD. Selain itu dijual pula ganja/marijuana disekitar area tersebut, hanya saja tidak dijual sebebas beer dan rokok, namun tetap mudah untuk mendapatkannya. Ditempat ini anda juga dapat bermain bilyar dengan traveller lainnya.

55.  Akses mesjid dan makanan halal yang mudah
Nah untuk traveller yang muslim, Garden Village juga merupakan tempat yang tepat, mengingat tempatnya sangat dekat masjid dan komunitas muslim setempat. Mungkin hal ini tidak banyak diketahui oleh para traveller. Gw pun menyadari hal ini ketika gw baru tiba dan menaruh carrier gw, tiba-tiba lantunan adzan terdengar dengan jelas pada saat magrib. Gwpun menanyakan hal ini kepada receptionist, namun anehnya si receptionist tidak tahu mengenai masjid dan adzan ini. Akhirnya sehari kemudian gw pun menyadari bahwa Garden Village sangat dekat dengan masjid tersebut, dan restoran-restoran halal disekitarnya. Ini mungkin menjadi nilai tersendiri bagi turis muslim.
 
6. Lokasi yang strategis
Yang terakhir adalah lokasinya yang strategis membuat garden village menjadi tempat favorit para traveller untuk bersinggah, gimana engga? lokasinya yang hanya terletak beberapa ratus meter dengan pubs street dan night market yang merupakan ikon kota Siem Reap. 

Tanpa sengaja, kira-kira setelah 2-3 minggu gw pulang dari ASEAN trip gwpun menemukan artikel mengenai penginapan tersebut.
http://www.studentbeans.com/student-money/a/9-great-places-you-can-stay-for-under-3-per-night3068.html

Happy travelling!!

Daftar harga (berdasarkan Maret 2013)
Air minum@ Garden Village (1,5L): 1USD/ 4000 riel/ 9500 rupiah
Air minum di warung (1,5 liter)   : 0.5 USD/ 2000 riel/
Air minum di minimart (1,5liter) : 0.75 USD
Makanan                                       : 1-2 USD
Tuk-tuk (inside siem reap)           : 1-2 USD
Moto (1 day Angkor)                   : 8-11 USD
Tuk-tuk 1 day                               : 12-15USD
Beer                                              : 0,5 USD
Rokok (local brand)                     : 0,75 USD
Rokok (International brand)        : 1.5 USD


Sekedar mengingatkan bahwa yang gw tulis ini adalah opini dan hasil pengamatan pribadi, gw bukan sales ataupun marketing dari penginapan tersebut. Gw cuma mau berbagi mengenai hal tersebut. Semoga info ini berguna bagi pembacanya. Terima kasih.










0 komentar:

Post a Comment