Tuesday, January 01, 2013

Tuesday, January 01, 2013
Apa yang ada di benak begitu mendengar malam pergantian tahun?
Memang manusia memiliki isi kepala yang berbeda-beda. Namun menurut saya, dalam pikiran kebanyakan  orang akan terbenak banyak hal seperti kembang api yang begitu meriah hingga menerangi malam dengan indahnya, merayakan malam tersebut dengan riang gembira, berpikir mengenai resolusi untuk tahun yang lebih baik, mengenang kenangan yang terjadi di tahun sebelumnya, ataupun pesta bersama orang-orang terdekat.

Sebelumnya gw ingin membahas apa yang terjadi di hari penghujung tahun ini di Jakarta, berhubung gw di Jakarta pada saat ini.
Keadaan Jakarta pada akhir tahun ini diawali dengan siang yang cukup lenggang, ga padat, dan sepi. Hal ini terbukti ketika gw berpergian di Jakarta pada tahun ini. Seandainya Jakarta kayak gini terus, mungkin gw akan kuliah di Jakarta. Selain itu bus tranjakarta yang biasa disebut busway hanya beroperasi hingga jam setengah 6. Mungkin ini cara pemkot memberikan kompensasi kepada pegawai transjakarta.
Hal yang baru di Jakarta tahun ini adalah car free night atau Jakarta Night Festival. Seperti car free day pada umumnya, dimana mobil tidak diperbolehkan melintasi Jalan Sudirman hingga bunderan HI dan sekitarnya. Car free night ini dilaksanakan dari jam 8. Car free night sendiri terinspirasi dari program Muda Mudi Jakarta yang pernah dilaksanakan oleh Gubernur Ali Sadikin. Nah, di jalan-jalan tersebutlah terdapat sekitar 20 panggung mini yang memeriahkan malam akhir tahun. Acara ini juga dihadiri gubernur Jakarta yaitu Jokowi.

Selain terjadi di Jakarta, fenomena ini juga terjadi di Bandung. Di Bandung, car free night ini terjadi disepanjang jalan dago. Sayangnya, ga di Jakarta, ga di Bandung, car free night ini diiringi dengan hujan yang cukup deras. Namun hal ini tidak membuat antusisme warga surut.

Lain kota, lain cara, lain pula suasananya. Pada akhir tahun 2008 gw merayakan tahun baru di Jogja bersama teman-teman Sabhawana (organisasi penjelajah alam SMA), hal ini sebenarnya sama sekali tidak direncanakan. Sebelumnya gw dan teman-teman sedang berniat mendaki gunung 2s (double s, yang terdiri dari Gunung Sundoro, dan Gunung Sumbing) hingga puncaknya. Namun yang terjadi, boro-boro mencapai dua puncak, ini malah kita balik lagi mengurungkan niat tersebut dikarenakan satu dua orang yang mengeluh karena capek. Akhirnya kita malah memutuskan untuk ke Jogja. Aangat memalukan pokoknya! Sampai-sampai kita janjian untuk tidak membahas pendakian ini kepada teman-teman lain yang tidak ikut. Akhirnya kita stay di Jogja sekitar 3 malam. Pada malam akhir tahun, kitapun pergi ke arah alun-alun dari Jalan Malioboro. Alasan kita pergi ke arah alun-alun tersebut sebenernya dikarenakan kita penasaran melihat orang berbondong-bondong pergi ke arah tersebut. Kita pun akhirnya ikut-ikutan melakukan perjalanan tersebutdengan cara berdesak-desakan dan rasa pensaran. Hingga akhirnya kita tiba di situasi penuh sesak, tidak bisa berpindah kemana pun dan terletak ditengah-tengah jalan tersebut (perempatan malioboro yang dekat benteng). Setelah menunggu lama ditengah-tengah, akhirnya kita sadar bahwa yang ditunggu orang-orang tersebut adalah kembang api. Lalu terjadilah pesta kembang api tersebut. Kembang api yang diiringi teriak-teriak warga, walau sebenarnya bagi kami pesta kembang api tersebut kurang setimpal dengan desak-desakan yang kita lalui..



Akhir 2009, gw lalui di Jakarta. Gw sendiri kurang begitu ingat mengenai tahun baru ini. Cuma seingat gw, gw merayakan ini bersama keluarga, dan kita berkumpul di rumah nenek bersama keluarga. Selanjutnya yang terjadi adalah pesta kembang api. Mungkin hal kurang berkesan inilah yang membuat gw agak lupa, karena keluarga yang ngumpul di rumah nenek gw ini kurang banyak dan hanya sedikit aktivitas yang kita lakukan.

Akhir 2010, gw merayakan new year eve di Singapore. Ini adalah kali pertama gw melakukan backpacking keluar negeri, berhubung gw tinggal di batam pada saat itu dan hanya membutuhkan waku 1 jam untuk menyebrang dengan menggunakan ferry. Di Singapore gw menyempatkan diri untuk pijamas party bersama couchsurfer (sebutan anggota komunita couchsurfing). Ini juga pertama kali mengalami couchsurfing experience di luar negeri. Kebetulan gw ketemu anak indonesia yang juga dari Jakarta, dan dia juga sudah mengalami pengalaman CS lebih banyak dibanding gw. Di pijamas party ini gw menemukan banyak teman dari berbagai negara. Pada saat ini pula gw semakin merasa bahasa Inggris gw sangat kacau, karena gw membutuhkan waktu yang lama untuk mengatakan bahasa Inggris, bahkan terkesa malas untuk berbicara di telepon. Pada pukul setengah sebelaspun, gw, Tomy (teman satu kampus), Luki dan Dann (anak CS Cebu, Filipina) memutuskan untuk pergi ke Marina Bay untuk melihat kembang api dengan menggunakan MRT. Ketika kita turun dari MRT dapat terllihat manusia berbondong-bondong lari menuju Marina Bay dari stasiun. Dan, ternyata itu pilihan yang tepat, karena kembang api tersebut indah dan spektakuler. Durasi kembang api tersebut sekitar 7-8 menit nonstop, durasi yang cukup lama. Setelah itu Dann berpencar, dan kita terlantar di sekitar Rafless Square karena MRT sudah tidak beroperasi. Naas sudah keadaan kita, namun keadaan itu tidak berlangsung lama. 2 orang Singaporean CouchSurfer, Ezen dan Susan, datang menjemput kita dengan mobil pribadinya menuju chalet yang terletak didekat  airport yang menjadi lokasi pijamas party. Pengalaman berkeliling Singapore menggunakan mobil pribadipun menjadi pengalaman bagi kami bertiga. Meski begitu, ada perkataan dari mereka yang cukup membuat kita kaget yatu : Why do u come here?Why don't celebrate in Jakarta? Jakarta is crazier than here,  because Jakarta is Las Vegas of Souh East Asian..
video

Akhir 2011, gw akhirnya merayakan tahun baru di Bandung. Kota dimana gw kuliah dan tinggal selama 4 tahun terakhir. Pada saat itu pula gw memutuskan untuk tidak pergi kemana-mana termasuk Jakarta. Bisa dibayangkan, gw tidak pernah menghabiskan malam pergantian tahun, padahal gw  tinggal di bandung. Pada kesempatan ini gw juga menghabiskan waktu dengan kawan CSer Bandung. Yup, setelah menjalani kuliah kembali di Bandung,  gw cukup sering bermain dengan kawan-kawan couchsurfing Bandung dan bertemu dengan backpacker-backpaker hebat. Kita menghabiskan waktu di Villa milik seorang couchsurfer dan melakukan barbeque party. Gw cukup beruntung bisa menghabiskan malam pergantian tahun tersebut di Bandung. GREAT!!


Lalu, di akhir tahun 2012 ini gw merayakannya di lain kota yaitu.....Bekasi (yang sebenernya ga beda jauh dengan jakarta sih.hehee..). Dan akan gw ceritakan lebih lanjut di post berikutnya....




0 komentar:

Post a Comment